Sabtu, 07 Januari 2012

Laporan Arus Kas

Suatu perusahaan bisa saja membukukan laba bersih yang tinggi di dalam laporan rugi-labanya. Tetapi, perusahaan itu tetap akan menghadapi masalah jika sebagian besar pendapatan atau penjualannya ternyata berupa piutang. Artinya, jumlah arus uang tunai atau kas yang masuk ke kantong perusahaan sangat terbatas. Karenanya, investor juga harus meneliti laporan arus-kas suatu perusahaan.
Laporan arus kas (cash flow) menunjukkan jumlah uang tunai yang masuk dan keluar dari perusahaan dalam periode tertentu. Sekilas, laporan arus kas ini mirip dengan laporan rugi-laba. Tetapi, sebenarnya terdapat perbedaan yang besar di antara keduanya.
Perbedaan yang paling besar terjadi karena adanya sistem akuntansi akrual (accrual) di dalam laporan rugi-laba. Dengan sistem itu, laporan rugi-laba mencatat pendapatan dan biaya-biaya pada saat sebuah transaksi terjadi, bukan pada saat ada perpindahan duit tunai. Selain itu, laporan rugi-laba biasanya juga mencatat pendapatan yang tidak menimbulkan penerimaan uang tunai (non-cash revenues). Sementara, laporan arus kas tidak mencatat pendapatan semacam ini.
Laporan rugi-laba bisa saja melaporkan bahwa sebuah perusahaan membukukan laba bersih Rp 1 juta. Tetapi, ini tidak otomatis berarti bahwa pos kas (duit tunai) dalam neraca perusahaan itu akan meningkat sebesar Rp 1 juta. Sementara, jika laporan arus kas melaporkan arus kas masuk bersih senilai Rp 1 juta, memang demikianlah yang terjadi sebenarnya. Duit Rp 1 juta tunai benar-benar masuk ke perusahaan.
Karena arus kas menunjukkan nilai uang tunai sebenarnya yang dihasilkan perusahaan, laporan arus kas ini menjadi sangat penting ketika investor ingin mempelajari kondisi fundamental suatu perusahaan. Laporan arus kas menunjukkan kemampuan sebuah perusahaan untuk membayar biaya operasinya dan pertumbuhannya di masa mendatang.
Nah, jika Anda ingin mencari saham yang berprospek bagus, Anda harus melihat kemampuan perusahaan itu dalam menghasilkan kas. Sebab, walaupun perusahaan membukukan laba bersih di dalam laporan rugi-labanya, bukan berarti ia tidak akan menghadapi masalah jika tidak memiliki arus kas yang cukup. ?
Jika Anda ingin mencari saham perusahaan yang memiliki prospek bagus, Anda harus melihat kemampuan perusahaan itu dalam menghasilkan uang tunai atau kas. Sebab, ibarat darah, kas itulah yang akan menjaga perusahaan tetap hidup. Mempelajari arus kas secara saksama akan membuat investor bisa meramalkan dengan lebih jernih bagaimana sebuah perusahaan akan tumbuh di masa mendatang.
Setiap perusahaan menghasilkan dan membelanjakan uang tunai atau kas dengan cara yang berbeda-beda. Karenanya, laporan arus kas umumnya dibagi ke dalam tiga bagian; yakni: arus kas dari operasi, arus kas dari pembiayaan, dan arus kas dari investasi. Secara sederhana, bagian arus kas dari operasi dan pembiayaan menunjukkan bagaimana sebuah perusahaan memperoleh kasnya. Sedangkan bagian arus kas investasi menunjukkan bagaimana perusahaan itu membelanjakan kasnya.
Arus kas dari operasi menunjukkan nilai kas bersih yang diperoleh dari hasil penjualan barang maupun jasa perusahaan setelah dikurangi kas yang harus dikeluarkan untuk memproduksi dan menjual produk ataupun jasa itu. Investor umumnya lebih menyukai perusahaan yang membukukan arus kas operasi bersih. Perubahan di dalam arus kas operasi biasanya memberikan sinyal bahwa akan ada perubahan dalam laba bersih perusahaan di masa mendatang. Semakin tinggi peningkatan arus kas bersihnya, semakin bagus.
Namun, investor harus berhati-hati jika melihat selisih yang makin besar antara nilai pendapatan dengan arus kas dari operasinya. Sebab, ini bisa berarti perusahaan itu terlalu cepat mencatatkan pendapatannya atau telat membukukan biayanya.
Adapun arus kas dari kegiatan investasi menunjukkan jumlah kas atau uang tunai yang dikeluarkan perusahaan untuk membeli barang-barang modal sepert alat baru dan mesin baru. Bagian ini juga mencakup akuisisi bisnis lainnya atau investasi dalam berbagai instrumen investasi; misalnya, ke dalam reksadana.
Sementara, arus kas dari kegiatan pembiayaan menggambarkan pergerakan kas akibat adanya pembiayaan dari luar. Pos kas masuk biasanya berisi: hasil penjualan saham, obligasi, atau pinjaman bank. Adapun angsuran utang, pembayaran dividen, dan pembelian kembali saham masuk ke pos kas keluar.?

Sabtu, 17 Desember 2011

Strategi Inventarisasi Pengecer online (E-Retailers)


Sebelumnya, ada yang pernah tau tentang e-retailer? E-retailer adalah seseorang yang berjualan melalui media internet contohnya seperti Amazon.com / Online Shop (OS) yang kian marak sekarang. Dan tahukah anda bagaimana cara e-retailer mengatur persediaan untuk memenuhi kebutuhan konsumen? Tulisan saya ini akan membahas mengenai strategi persediaan para e-retailer.

Secara umum, proses pemenuhan pesanan seperti etailer dapat digambarkan sebagai berikut :




Etalase Maya --> Ambil Pesanan --> Memenuhi Pesanan --> Pengemasan --> Pengiriman 

Pelanggan akan memesan di website e-retailer itu. Setelah menerima pesanan masing-masing, e-retailer akan mengkonfirmasi apakah ada atau tidak persediaan untuk memenuhi pesanan. Dengan asumsi persediaan yang memang tersedia, pesanan akan dikemas, setelah itu akan dikirimkan kepada pelanggan. Ketertiban strategi pemenuhan masing-masing terdiri atas tiga komponen utama: strategi persediaan, kemasan, dan pengiriman.
            Dengan beroperasi di dunia maya, e-retailer disajikan dengan pilihan baru dalam proses pemenuhan pesanan mereka dalam hal :
1)      Inventarisasi Strategi
Tidak seperti pengecer tradisional, e-retailer  memiliki beberapa pilihan dalam hal strategi persediaannya:
1. mempertahankan persediaan sendiri;
2. menjaga persediaan nol, dan kerja sama dengan satu atau lebih pemasok (pihak ke-3).
3. Sebagai contoh, sebuah etailer dapat mempertahankan persediaan sendiri serta bergantung pada pihak ke-3 untuk memasok produk yang ia jual melalui webstore-nya.

2)      Kemasan
 Jika e-retailer mempertahankan persediaan sendiri, kemungkinan besar bahwa pengemasan akan dilakukan di rumah oleh e-retailer, sebelum mengirim ke pelanggan. Namun, jika dia memutuskan untuk tidak membawa inventaris tetapi bergantung pada pihak ke-3 untuk memenuhi pesanan pelanggan, maka ada dua alternatif untuk kemasan :
(i)     pengemasan akan dilakukan oleh pemasok /pihak ke-3
(ii)    e-retailer  melakukan pengemasan di rumah.

3)      Pengiriman
Ada beberapa pilihan :
(i)     pengiriman dapat dilakukan oleh e-retailer sendiri
(ii)    terlibat dalam  melakukan pengiriman.

Pada suatu riset sederhana menunjukkan bahwa, e-retailer lebih baik mengandalkan orang lain untuk memenuhi pesanan jika permintaannya (margin keuntungan) rendah, tetapi jika volume penjualan (profit) relative tinggi lebih baik mempunyai persediaan sendiri. Bekerja sama dengan orang yang dapat dipercaya memberikan e-retailer kesempatan untuk memperoleh jaringan yang luas secara geografis. Selain strategi persediaan, urutan proses pemenuhan e-retailer terdiri dari 2 elemen kunci yaitu kemasan dan pengiriman. Biaya pengemasan dan pengiriman ditanggung oleh pembeli. 

Tiga kunci yang dapat disimpulkan adalah :
1.      E-retailer lebih baik mengandalkan orang lain untuk memenuhi pesanan saat ia menghadapi permintaan kecil di pasar. Jika volume penjualan cukup besar, si e-retailer harus kembali pada strategi mempertahankan persediaan sendiri. Selain itu, dengan mempunyai persediaan sendiri, pengecer online dapat menikmati margin keuntungan yang lebih tinggi untuk setiap unit yang dijual, karena dia tidak lagi membutuhkan untuk berbagi keuntungan dengan pihak 3 seperti dalam kasus mengandalkan pada orang lain untuk memenuhi permintaan pelanggan nya .
2.      Ketika margin keuntungan yang relatif besar dan pengecer menawarkan diskon yang mendalam kepada e-retailer, akan lebih baik memenuhi pesanan outsourcing daripada memegang persediaan sendiri untuk memenuhi pesanan.
3.      Berkaitan dengan biaya penyimpanan, strategi outsourcing akan menarik bagi e-retailer jika biaya penyimpanan relatif tinggi.

Mencapai Keunggulan Kompetitif Melalui Strategi Manajemen Bakat

         Semua organisasi, baik di sector public atau swasta, bertujuan untuk mencapai tujuan yang strategis.  Untuk mencapai keunggulan kompetitif yang berkelanjutan, organisasi memerlukan 2 jenis kemampuan :
  1.  Kemampuan non-kontingen yaitu kemampuan yang dibutuhkan setiap organisasi, dalam berbagai derajat, seperti manajemen keuangan yang efektif. Ini adalah dasar-dasar yang memungkinkan sebuah organisasi untuk menjadi lebih baik.
  2.  Kemampuan membedakan yaitu dapat membedakan satu organisasi dengan organisasi lain dan dapat memberikan keunggulan kompetitif.
      Banyak kegiatan sumber daya manusia yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan, tetapi hal ini hanya dapat memenuhi persyaratan dasar untuk masa depan. Akibatnya, rencana SDM untuk mencapai keunggulan kompetitif melalui kemampuan sangat sedikit karena pelatihan yang diterima juga sedikit. Dan sampai saat ini, banyak kegiatan SDM yang hanya mengembangkan kemampuan non-kontingen, ini merupakan alasan utama secara umum mengapa SDM gagal dalam pencapaian strategi bisnis.
      Proses untuk mengidentifikasi dan membangun kemampuan strategis memerlukan pemahaman yang jelas dari tujuan strategi organisasi.  Dalam kasus ini, sebuah lokakarya membantu senior kepada dewan eksekutif  bank untuk mengidentifikasi elemen kunci dari strategi mereka. Elemen yang berhasil diidentifikasi yaitu , menjadi bank bernilai tinggi, mendapatkan dan mempertahankan nasabah meskipun layanan yang luar biasa adalah harga bersaing.  Terutama keramahan staf garis depan akan kemampuan membedakan karena terlihat langka di industry dan tidak ada bandingannya.
      Salah satu isu yang mencoba untuk membangun kemampuan keramahan yaitu bahwa relative sedikit pemahaman konsep. Oleh karena itu, sulit untuk merancang perekrutan dan proses penilaian untuk mengidentifikasi orang-orang yang sudah punya kemampuan. Beberapa organisasi tidak melakukan pengujian kompetensi terkait seperti focus layanan pelanggan, kepribadian menarik, dan keinginan untuk membantu pelanggan.

Proses ini membutuhkan :
  1. Pendahuluan penelitian unutk menganalisis dokumen yang ada dan informasi pasar
  2. Keterlibatan tim untuk mengidentifikasi hambatan
  3. lokakarya manajemen senior untuk :
    •  menjelaskan maksud strategi
    • brainstorm kemampuan yang diperlukan
    • peringkat kemampuan sesuai criteria
    •  kemampuan membangun strategi tertentu
  4. Intervensi difokuskan untuk :
    •  penelitian kemampuan dan bagaimana membuatnya
    • menyelidiki dan belajar dari upaya organisasi lainnya
    •  merancang dan melakukan perekrutan SDM, pelatihan, dan pengukuran membangun kemampuan
  5. Proses pengukuran untuk :
    •  kemampuan yang sedang dikembangkan
    • melakukan perubahan program untuk mencerminkan perubahan tujuan strategi.
Jadi, hubungan yang paling jelas antara strategi bisnis dan sumber daya manusia didasarkan pada penciptaan kemampuan. Kriteria yang efektif menunjukkan bahwa sumber daya manusia yang paling mungkin menjadi sumber utama dari keuntungan strategis. Melalui studi kasus, sebuah metode untuk menentukan dan mengembangkan kemampuan. Presentasi yang diperlukan dalam menunjukkan kontribusi sumber daya manusia menuju strategi keberhasilan.

Rabu, 02 November 2011

Analisis Commonsize


PENGERTIAN :
            Analisis ini merupakan bagian dari analisis vertical yang dilakukan untuk mengetahui unsur-unsur  laporan keuangan dalam 1 periode yang dinyatakan dengan nilai relative (%).

TUJUAN :
            Untuk mengetahui apakah ada penyimpangan dalam pos-pos tertentu/apakah pos tertentu tidak diperlukan, sehingga dapat diambil tindakan yang sesuai.

FUNGSI DAN KEGUNAAN :
Untuk mengetahui komposisi laporan keuangan dalam 1 periode tertentu,
Sebagai dasar pembuatan perencanaan, kebijaksanaan, keputusan, serta tindakan operasional manajemen perusahaan pada periode yang akan datang.

Pada neraca, setiap pos dinyatakan sebagai suatu prosentase dari total aktiva.
Pada laporan rugi laba,   setiap pos dinyatakan sebagai suatu prosentase dari penjualan.
Suatu neraca yang disusun dalam prosentase per-komponen dapat memberikan informasi sebagai berikut:
  1. komposisi investasi (aktiva) suatu perusahaan dapat memberikan gambaran komposisi aktiva lancar    dan aktiva tidak lancar.
  2. struktur modal (pasiva) memberikan gambaran mengenai komposisi hutang dan modal sendiri
Apabila neraca dalam prosentase per-komponen ini disusun secara komparatif (misalnya 2 tahun berturut-turut), dapat memberikan informasi mengenai perubahan komposisi, baik komposisi investasi maupun struktur modal.

Laporan laba rugi yang disusun dalam prosentase per-komponen dapat menggambarkan distribusi setiap Rp 1,- penjualan kepada masing-masing elemen biaya dan laba. sementara, apabila disusun secara komparatif, dapat menggambarkan pperubahan distribusi tersebut.
Metode untuk merubah jumlah-jumlah rupiah dalam suatu laporan keuangan menjadi prosentase tersebut dapat dilakukan sebagai berikut :
  1. nyatakan total aktiva, total pasiva, serta total penjualan netto masing-masing dengan 100%
  2. hitunglah rasio dari tiap-tiap pos dalam laporan tersebut dengan cara:
  • membagi jumlah rupiah dari masing-masing pos aktiva dengan total aktivanya,
  • jumlah rupiah masing-masing pos dengan total pasiva nya, dan
  • masing-masing pos rugi laba dengan total penjualan netto nya, dikalikan 100%

Senin, 31 Oktober 2011

Database dalam kehidupan sehari-hari




Ada yang tau apa pengertian database??  Database merupakan kumpulan informasi yang saling berhubungan.  Hubungan antar data ditunjukan dengan adanya field/kolom kunci dari tiap file/tabel yang ada. Dalam table terdapat record-record yang sejenis, record  merupakan satu kumpulan yang seragam.


Contoh program pendukung database :
1.      OpenOffice.org Base
2.      Microsoft Access
3.      MySQL
4.      Oracle

Contoh database penyewaan DVD dan program yang dipakai yaitu openoffice.org base. Pertama, membuat table tentang inventory dvd, customer. Untuk memudahkan member nama table bisa dengan menggunakan huruf kecil tanpa spasi dan member inisial tbl di depannya. Di dalam table di isi dengan data dari kita sendiri. Database juga bisa menghubungkan antara satu table dengan table lainnya atau biasa disebut relationship.
 Ada 3 jenis relationship :
1.      One to one relationship, yaitu satu baris dalam table 1 akan terhubung dengan 1 baris table 2
2.      One to many relationship, yaitu satu baris dalam table 1 akan terhubung dengan banyak baris dalam table 2
3.      Many to many relationship, yaitu banyak baris pada table 1 dengan criteria tertentu akan terhubung dengan banyak baris table 2 dengan criteria yang sama.


Dalam kehidupan sehari-hari kita sudah menggunakan database, contohnya pemakaian handphone, saat mencatat nomer handpphone teman, alamat, alamat email, dll. Dan kita dapat mencari nomor handphone orang tersebut dengan menggunakan nama yang urut berdasarkan abjad. Yang penting dalam penggunaan database adalah mencari informasi dengan cepat dan mudah. Pengolahan data tidak bisa dilepaskan begitu saja dari kehidupan sehari-hari kita. Lembaga pendidikan, koperasi, bidang usaha lainnya sangat memerlukan system pengolahan data/ database.
 
Buku yang ada di perpustakaan merupakan system yang menggunakan database. Peminjam diberi kartu perpustakaan untuk memudahkan pengelola perpustakaan memasukkan kode ID peminjam, buku apa yang dipinjam, tanggal meminjam dan tanggal mengembalikan. Buku diberi kode sesuai jenis dan diletakkan di rak urut berdasarkan nomor kode. Ini merupakan system database manajemen yang sederhana.
Sekumpulan data mahasiswa pada universitas ataupun sekolah tinggi disebut juga dengan database. Data mahasiswa mulai dari nomor induk, nama, alamat, nomor handphone dapat dengan mudah ditemukan dengan menggunakan database.
Suatu database harus disusun dengan baik sehingga kita dapat memperoleh informasi yang kita inginkan secara cepat, berapapun banyaknya data tersebut.  Suatu database yang sering kita gunakan misalnya mencari nomor handphone seseorang di kontak handphone ataupun kamus, kita bisa mencari nama atau kata yang kita inginkan dengan waktu yang tidak terlalu lama.

Saya merasakan sendiri perbedaan antara yang memakai database dan tidak memakai database. Toko orang tua saya bisa disebut agen dan di toko tidak menggunakan system database, sehingga pembeli yang datang akan mencari penjualnya dan rela antri untuk mendapatkan barang yang dicari. Bertanya kepada penjual, apakah barang yang dia cari ada atau tidak, berapa harganya, kalau mau beli banyak punya stok atau tidak. Si pembeli juga tidak bisa melihat barang apa saja yang ada di toko. Memang barang yang sejenis diletakkan pada tempat yang sama agar mudah mengambilnya, tetapi saat tempat tidak cukup ya diletakkan sebisanya, asal ada tempat kosong ya ditaruh di situ dulu nanti baru dipindahkan. Atau bisa juga diletakkan di gudang, dan gudang pun juga acak-acak an. Hanya dibedakan antara gudang untuk minuman dan gudang untuk makanan.
Berbeda halnya dengan supermarket yang memakai system database. Semua tertata dengan rapi pada rak yang ada, diletakkan sejenis, ada harga, dan  nama barang. Saat melakukan pembayaran di kasir, tinggal scan barcode di layar computer kasir sudah ada nama barang, harga, kode barang. Semua terlihat praktis dan cepat jika menggunakan database. Itulah fungsi database untuk mempermudah pekerjaan.

Senin, 06 Juni 2011

Unit linked dan Syariah

UNIT LINKED
Unit linked sudah berkembang pesat di dunia termasuk Indonesia. Polis unit linked sudah aktif dipasarkan di negeri kita ini sejak 1998. Unit linked adalah salah satu produk asuransi yang menggabungkan antara layanan asuransi dengan nilai investasi. Seorang pemegang polis dapat memiliki 2 manfaat sekaligus yaitu perlindungan asuransi dan investasi. Produk asuransi yang ditawarkan antara lain asuransi jiwa, kesehatan, proteksi kecelakaan, dll.
Perbedaan asuransi biasa dengan unit linked terdapat pada pembayaran. Jika di asuransi biasa pemegang polis hanya membayar untuk suatu asuransi, sedangkan di unit linked membayar untuk 2 premi yaitu premi asuransi perlindungan dan premi investasi. Premi asuransi perlindungan sama seperti asuransi biasa. Premi investasi disetorkan oleh perusahaan asuransi kepada manajer investasi yang selanjutnya akan diurus dan dikelola.
Di dalam unit linked ini, kita dapat memilih jenis investasi dan fleksibilitas untuk memindahkan dana setiap saat. Tetapi resiko investasi ada pada pemegang polis. Tujuan dari unit linked ini yaitu untuk mendapat hasil investasi yang lebih baik dan dapat mengatasi inflasi.
Karateristik polis unit linked :
1. Premi yang dibayarkan pemegang polis digunakan membeli unit dana yang bersangkutan. Semakin banyak jumlah premi dibayarkan, semakin bertambah unit yang dimilikinya.
2. Harga unit diumumkan secara berkala di koran. Namun, biasanya perusahaan menetapkan harga 1minggu 1x paling banyak 2x.
3. Perusahaan asuransi di Indonesia menggunakan 2 metodeharga unit, yaitu
1) Harga Unit Tunggal (single price)
Memperhitungkan biaya penjualan, biaya asuransi, dan biaya adm di depan dengan memotong dari premi yang telah dibayarkan oleh pemegang polis.
2) 2 Harga (dual price) yaitu harga jual dan harga beli
Harga jual adalah harga yang digunakan untuk menghitung unit polis pada saat premi dibayar.
Harga beli adalah harga yang digunakan untuk menghargai unit jika pemegang polis ingin mengambil tunai polis tersebut.
Pada umumnya, harga beli < harga jual disebut bid-offer spread . selisih harga jual dan harga beli sebesar 5%. 4. Premi polis unit linked dibagi menjadi berbagai komponen dan semua biaya dikategorikan. 5. Elemen proteksi dapat berbentuk proteksi jiwa, cacat, kecelakaan, atau kesehatan. 6. Nilai tunai ditentukan oleh kinerja investasi dari aset yang bersangkutan dan dipresentasikan oleh harga unit dari dana investasi, biasanya tidak ada garansi. 7. Pemegang polis dapat menambah dana sesuai dengan jumlah minimum yang ditentukan. Dana unit linked adalah sekumpulan dana yang dikontribusikan oleh pembeli program unit linked. Dana unit linked dikelola oleh manajer investasi. Ada bebrapa jenis dana unit linked, antara lain: • Dana saham -> dana yang konsentrasi investasi di saham.
• Dana pendapatan tetap -> di investasikan dalam obligasi negara, perusahaan.
• Dana tunai -> di investasikan dalam bentuk tunai seperti deposito bank.

Jenis polis unit linked :
1. Premi tunggal
Sejumlah premi dibayar oleh tertanggung dahulu sebelum proteksi asuransi dimulai. Karena dirancang khusus untuk tujuan investasi, elemen proteksi asuransi biasanya rendah.
2. Premi berkala
Dibayar secara berkala dalam jangka waktu tetap, dirancang dengan fokus proteksi asuransi.


ASURANSI JIWA SYARIAH
Asuransi jiwa syariah dan asuransi jiwa modern mempunyai tujuan sama yaitu pengelolaan/penanggulangan resiko, yang membedakan hanya cara pengelolaannya. Pengelolaan resiko asuransi jiwa modern berupa transfer resiko dari peserta kepada perusahaan asuransi jiwa sedangkan asuransi jiwa syariah menganut azas tolong menolong yaitu membagi resiko di antara peserta asuransi jiwa. Cara pengelolaan unsur tabungan pun juga berbeda, asuransi jiwa modern menganut investasi ribawi dan asuransi syariah menganut investasi syariah.
Prinsip syariah
1. Prinsip hukum
Hukum Islam mempunyai tujuan ganda yaitu kepentingan spiritual dan kebaikan sosial. Kebijakan Islam mendorong kepatuhan dengan tawaran pahala. Mendorong kepatuhan dengan pembebanan hukuman di dunia dan di hari kemudian.
2. Transaksi / kontrak
Adalah ikatan untuk mengadakan hubungan yang sah antara beberapa pihak. Syarat penting agar suatu kontrak sah menurut hukum Islam :
 Kelayakan secara hukum orang yang mengadakannya yaitu kemampuan untuk memperoleh hak dan kewajiban dan kemapuan untuk menggunakan hak serta menunaikan kewajiban itu.
 Kelayakan pokok masalah yaitu pokok masalah ada, dapat diserahkan, tertentu dan diketahui oleh pihak-pihak yang mengadakan kontrak, serta boleh secara hukum Islam.
 Persetujuan merupakan inti sebuah kontrak. Persetujuan harus bebas dari kesalahan, penggambaran yang keliru, penipuan dan pemaksaan yang membuat kontrak dapat dibatalkan.
Kontrak asuransi tidak sah jika tidak bebas dari :
Gharar
Yaitu faktor ketidak pastian dalam kontrak asuransi, adanya unsur-unsur resiko, baik kuantitas maupun kualitas. Transaksi harus jelas, dalam polis harus dicantumkan jumlah premi yang harus dibayar dan nilai klaim yang diterima jika peserta meninggal.

Maisir
Adanya spekulasi, judi / sifat untung-untungan yang muncul sebagai konsekuensi. Transaksi harus bebas dari spekulasi.peserta dapat mengetahui sumber dana yang digunakan membayar klaim.

Riba
Praktek pengayaan diri dengan cara tidak benar, riba adalah keuntungan moneter, tanpa nilai timbangan yang telah ditentukan untuk salah satu pihak yang mengadakan kontrak dalam pertukaran dua nilai moneter.

Haram
Transaksi harus bebas dari adanya investasi dalam komoditi yang dilarang agama Islam. Penempatan dana dalam surat berharga yang tidak merepresentasikan real asset, sektor makanan / minuman haram dan bisnis ribawi dilarang.

Bathil
Transaksi harus bebas dari perbuatan ilegal, kecurangan dan penipuan.
3. Sistem ekonomi Islam
Al mudharabah (bagi hasil keuntungan dan kerugian) yaitu akad kerjasama usaha antara dua pihak dimana pihak pertama menyediakan seluruh modal, pihak lain menjadi pengelola.

Manfaat asuransi jiwa syariah
Asuransi jiwa syariah dapat menjadi pilihan bagi umat Islam yang menginginkan produk sesuai hukum Islam. Tidak hanya umat Islam, bagi yang non muslim juga bisa menggunakan asuransi syariah ini jika melihat konsep syariah ini adil bagi mereka. Syariah adalah sebuah prinsip / sistem yang bersifat universal yaitu manfaatnya bisa digunakan siapa saja yang berminat, saling menguntungkan.

Selasa, 17 Mei 2011

Risk Management

Risk Management
Definisi:
Pendekatan sistematik untuk menentukan dan memperlakukan resiko yang mungkin dihadapi oleh individu dan keluarga.

Tujuan :
Untuk mengurangi rasa khawatir dan mengurangi dampak kerusakan dari kehilangan yang aktual dengan jalan membantu individu atau keluarga untuk menetukan resiko yang mungkin terjadi dan menetapkan tindakan yang harus diambil untuk mengatasi kemungkinan resiko sebelum itu terjadi.
Langkah-langkah proses manajemen resiko :
1. Pemahaman tentang resiko manajemen
Yakni mengetahui apa saja penyebab yang dapat merugikan, baik perseorangan maupun pihak lain. Selain itu, dianjurkan mengerti dampak yang terjadi saat menetapkan tindakan. Kerugian yang dialami dapat berupa kehilangan pendapatan, gangguan psikis, serta menyebabkan gangguan pada kehidupan orang lain.
2. Tolak ukur resiko
Resiko dapat diukur melalui tingkat dan bentuk kerugian. Contoh: kebakaran di rumah padat penduduk (Frequency High & Severity High)
3. Cara mengatasi resiko
Untuk mengatasi resiko dari penetapan tindakan, dapat dilakukan dengan pengontrolan resiko, mencegah kerugian, mengendalikan diri, melakukan perencanaan secara menyeluruh atau sebagian, dan membuat anggaran dana. Contoh: perawatan kendaraan yang baik agar tidak kecelakaan, menanggung sendiri kerugian finansial yang mungkin terjadi, tidak mengendarai kendaraan dalam kondisi mengantuk.
4. Resiko administrasi
Setiap resiko harus tetap diidentifikasi dan menggunakan tolak ukur agar resiko yang diterima dapat dikendalikan.

Prinsip asuransi
Mengganti sebagian kerugian finansial akibat resiko. Pihak-pihak yang ada dalam kontrak asuransi yaitu pemegang polis,tertanggung dan penanggung.
Contoh: premi asuransi, polis asuransi jiwa yang menghubungkan perusahaan dengan orang yang jiwanya diasuransikan melalui kontrak tertulis.
Perlu diketahui bahwa tidak semua orang sadar akan resiko yang akan diterima saat menetapkan tindakan dan dapat dengan mudah ikut asuransi. Usia, kesehatan, dan pekerjaan juga mempengaruhi tingkat resiko, ini merupakan pembagian resiko. Semakin banyak orang yang ikut program asuransi maka penyebaran resiko akan semakin baik dan antisipasi kemungkinan terjadinya klaim semakin kecil.

Tingkat Mortalita
Resiko meninggal yang terjadi dalam kurun waktu tertentu merupakan resiko yang akan dihadapi setiap orang. Tingkat yang berbeda inilah yang kemudian akan diobservasi dalam bentuk tabel statistik untuk mengetahui tingkat perbedaan angka kematian di masa lalu dengan sekarang.